Atasi Perut Begah dan Kembung dengan 5 Makanan Ini

Atasi Perut Begah dan Kembung dengan 5 Makanan Ini
Ilustrasi - Kondisi perut yang begah. (Foto: NET)

JAKARTA – Kondisi perut yang begah, kembung, serta sering buang angin pascamakan menjadi persoalan umum yang dirasakan banyak orang. Walaupun terbilang normal, efeknya dapat memicu ketidaknyamanan hingga mengganggu kelancaran aktivitas sehari-hari. 

Beruntung, meredakan tumpukan gas di saluran cerna tidak melulu harus bergantung pada obat-obatan kimia. Sejumlah pakar nutrisi memaparkan bahwa beberapa jenis makanan alami justru efektif mendorong sistem pencernaan agar bekerja optimal, sehingga produksi gas dapat ditekan.

Terkait pemicunya, seorang dokter osteopati memberikan pandangan tersendiri mengenai asal-usul gas di dalam perut. Menurut dokter osteopati Dr. Joseph Mercola, gas tidak hanya dipengaruhi oleh jenis makanan yang dikonsumsi, tetapi juga kondisi kesehatan usus dan kemampuan sel tubuh dalam menghasilkan energi. 

Saat proporsi bakteri baik dan bakteri merugikan di dalam usus mengalami ketidakseimbangan, proses pengolahan serat menjadi terhambat. Dampaknya, sisa makanan yang gagal dicerna dengan baik akan difermentasi oleh bakteri usus, lalu memproduksi gas yang memicu perut menjadi kembung.

Di sisi lain, seorang pakar nutrisi menjabarkan kelompok individu yang paling rentan mengalami keluhan ini. Sementara itu, ahli gizi Lisa Moskovitz menjelaskan bahwa orang yang memiliki gangguan pencernaan atau masalah saluran cerna umumnya lebih rentan mengalami gas berlebih. 

Gangguan pada keseimbangan bakteri usus ini bahkan dapat memicu sistem imun tubuh untuk merespons secara agresif, sehingga problem pencernaan menjadi lebih sering kambuh. Walau terdapat beberapa jenis asupan yang memicu gas, bukan berarti seluruh makanan kaya serat mesti dipantang. 

Langkah krusial yang perlu diambil adalah memilah jenis makanan yang menyokong kesehatan saluran pencernaan.

Guna meminimalkan timbulnya gas dan rasa kembung, terdapat lima jenis makanan yang disarankan untuk dikonsumsi:

Pertama, buah pepaya. Buah ini sejak lama populer sebagai asupan yang bersahabat bagi sistem pencernaan. Di dalamnya terdapat kandungan enzim papain yang berkhasiat memecah zat protein, sehingga makanan menjadi lebih gampang diproses oleh tubuh. 

Melalui sistem pencernaan yang berjalan optimal, sisa-sisa makanan yang biasanya difermentasi oleh bakteri penghasil gas di usus pun akan berkurang. Mengonsumsi pepaya secara teratur dapat membantu meminimalkan keluhan begah setelah bersantap.

Kedua, jahe. Rempah ini memang terbukti ampuh sejak lama sebagai solusi tradisional dalam meredakan problematika pencernaan. Komponen aktif yang terkandung di dalamnya, seperti gingerol serta shogaol, mempunyai efek antiradang sekaligus efektif menekan pembentukan gas. 

Opsi konsumsi yang paling praktis yaitu dengan menyeduh potongan jahe menggunakan air panas untuk dijadikan minuman hangat setelah makan.

Ketiga, mentimun. Di samping memberikan efek segar saat dikonsumsi, mentimun menyimpan kadar air yang melimpah sehingga berkontribusi menjaga cairan tubuh tetap terpenuhi. 

Menurut Moskovitz, kecukupan cairan membantu makanan bergerak lebih lancar di saluran cerna dan mencegah makanan tertahan terlalu lama hingga difermentasi bakteri. Oleh sebab itu, mentimun dapat menjadi alternatif sederhana demi memelihara kelancaran pencernaan.

Keempat, yogurt. Produk olahan susu yang diperkaya oleh kultur bakteri hidup atau probiotik ini berkhasiat menstabilkan keseimbangan mikroorganisme di dalam usus. 

Keberadaan bakteri baik tersebut berfungsi memulihkan kesehatan sistem pencernaan untuk jangka panjang, sehingga keluhan berupa tumpukan gas dan begah bisa berkurang. Yogurt dapat langsung dikonsumsi atau dikombinasikan bersama potongan buah dan oatmeal.

Kelima, teh herbal. Jenis minuman ini kerap disarankan untuk memulihkan kenyamanan lambung. Selain berperan dalam menyuplai kebutuhan cairan tubuh, aneka varian teh herbal dibekali khasiat antiradang yang ramah bagi kesehatan organ pencernaan. 

Beberapa opsi yang dinilai ampuh meminimalkan gas dan kembung di antaranya ialah teh peppermint, chamomile, serai (lemongrass), hibiscus, serta teh hijau.

Di samping memprioritaskan makanan yang sehat bagi perut, para pakar juga mengimbau untuk membatasi jenis asupan yang memicu timbulnya gas jika dirasa menimbulkan keluhan. 

Kendati demikian, pembatasan tersebut tidak boleh diterapkan secara berlebihan. Membina pola makan yang sehat dan seimbang, menjaga tubuh tetap terhidrasi, serta mengonsumsi asupan kaya nutrisi tetap menjadi strategi utama untuk merawat kesehatan sistem pencernaan sekaligus menekan risiko perut kembung.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index