Debut Manis di Wimbledon, Janice Tjen Tumbangkan Leylah Fernandez

Selasa, 30 Juni 2026 | 03:36:01 WIB
Petenis putri Janice Tjen. (Foto: NET)

JAKARTA - Penantian selama 22 tahun bagi wakil tunggal Indonesia di babak utama Wimbledon akhirnya disudahi oleh petenis putri Janice Tjen, sejak terakhir kali Angelique Widjaja berlaga pada edisi 2004 di Grand Slam lapangan rumput tersebut.

Memulai debutnya di turnamen Wimbledon, Janice sukses mengamankan tiket ke putaran kedua setelah menundukkan petenis unggulan ke-22 dari Kanada, Leylah Fernandez, lewat kemenangan 6-1, 7-6(3) pada Selasa WIB.

"Ya pastinya bangga ya bisa mengulang itu sekarang, dan apalagi terakhir itu 2004. Aku senang bisa melakukan itu, tetapi harus tetap fokus untuk di round berikutnya," kata Janice dikutip dari media sosial SPOTV.

Sebelum pencapaian Janice, nama Angelique Widjaja tercatat sebagai petenis tunggal terakhir dari Indonesia yang mencicipi atmosfer babak utama Wimbledon pada tahun 2004. 

Kala itu, Angelique harus berjuang melewati tiga laga kualifikasi, sebelum akhirnya tumbang di babak pertama dari petenis Amerika Serikat, Meilen Tu Washington, dengan skor 2-6, 1-6.

Keberhasilan luar biasa Janice ini dinilai sebagai sebuah pencapaian bersejarah bagi dunia tenis tanah air oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.

"Setelah penantian 22 tahun, Indonesia kembali mencatat sejarah di Grand Slam Wimbledon. Janice Tjen menjadi petenis tunggal putri Indonesia pertama dalam 22 tahun yang meraih kemenangan di babak utama Grand Slam Wimbledon. Janice berhasil mengalahkan Leylah Fernandez pada pertandingan pembuka," kata Erick melalui akun media sosialnya.

Erick menambahkan bahwa prestasi ini merupakan bukti nyata jika tenis Indonesia konsisten menetaskan atlet-atlet yang sanggup unjuk gigi di kancah internasional.

"Sebuah langkah bersejarah, sekaligus bukti bahwa tenis Indonesia terus melahirkan talenta yang mampu bersaing di panggung dunia. Terus melangkah, Janice, seluruh rakyat Indonesia akan selalu mendukung perjuanganmu," ujar dia.

Janice menyuguhkan performa yang sangat dominan ketika mendepak Fernandez. Atlet yang kini berumur 24 tahun tersebut mengoleksi enam ace tanpa sekalipun membuat double fault, menorehkan 24 winner, dan hanya mencatat 10 unforced error. 

Ia pun sukses memanfaatkan tiga dari sembilan kesempatan break point, yang sekaligus mempertegas dominasi rekor pertemuannya menjadi 3-0 atas finalis US Open 2021 itu.

Memasuki babak kedua, Janice bakal ditantang oleh petenis Australia, Daria Kasatkina. Ia mengungkapkan bakal merumuskan taktik terbaik bersama sang pelatih, Chris Bint, guna melakoni laga selanjutnya demi menjaga asa melangkah lebih jauh di penampilan perdana Wimbledon ini.

Tak hanya bertarung di nomor tunggal, Janice pun diandalkan untuk turun di nomor ganda putri berpasangan dengan Aldila Sutjiadi. Duet Indonesia ini dijadwalkan bersua wakil tuan rumah, Harriet Dart/Maia Lumsden, pada laga babak pertama hari Kamis (2/7).

Terkini