Jasindo Incar Peluang Asuransi Olahraga dan Konser Musik

Jasindo Incar Peluang Asuransi Olahraga dan Konser Musik
PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). [Foto: NET]

JAKARTA — PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) melihat bahwa kemajuan sektor pariwisata di tanah air, termasuk agenda Danantara dalam memajukan sport tourism serta maraknya penyelenggaraan konser musik dan acara besar, dapat menjadi peluang baru bagi industri asuransi umum.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana menyampaikan hal tersebut lantaran tren ini sejalan dengan peningkatan kesadaran pihak penyelenggara maupun masyarakat mengenai pentingnya perlindungan risiko dalam tiap kegiatan.

“Saat ini, Asuransi Jasindo telah memiliki produk Asuransi Kecelakaan Diri yang dinilai paling relevan dan berpotensi berkembang seiring meningkatnya aktivitas olahraga dan konser musik di Indonesia,” katanya kepada Bisnis, dikutip pada Minggu (28/6/2025).

Brellian memaparkan, produk tersebut menawarkan perlindungan bagi peserta, penonton, maupun pengunjung dari risiko kecelakaan diri yang berpotensi terjadi selama acara berlangsung, seperti risiko cedera, cacat tetap, hingga kematian.

“Kami pun telah menerapkannya di beberapa aktivitas yang berkaitan dengan sektor pariwisata, salah satunya melalui kolaborasi dengan Desa Wisata Penglipuran, Bali, bersama mitra strategis Asuransi Jasindo, di mana produk asuransi otomatis melekat pada tiket masuk pengunjung,” jelasnya.

Walaupun potensinya besar, Jasindo mengakui masih terdapat tantangan yang harus dihadapi oleh industri asuransi umum. 

Hambatan tersebut di antaranya adalah belum adanya produk event insurance yang terstandardisasi di industri, serta masih dibutuhkannya edukasi yang konsisten kepada pihak penyelenggara acara dan masyarakat mengenai pentingnya kehadiran proteksi di sektor ini.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga memandang ramainya agenda olahraga, konser musik, hingga beragam pergelaran besar di Indonesia memberikan prospek cerah bagi industri asuransi umum, terutama lewat inovasi produk event insurance. Produk proteksi ini dinilai mampu memberikan perlindungan terhadap bermacam-macam risiko.

“Seperti pembatalan acara, kerusakan fasilitas, kecelakaan peserta atau penonton, hingga gangguan operasional yang dapat menimbulkan kerugian finansial bagi penyelenggara,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam lembar jawaban RDK OJK Mei 2026, dikutip pada Kamis (25/6/2026).

Ogi menambahkan bahwa saat ini beberapa perusahaan asuransi sebenarnya telah menawarkan produk asuransi untuk aktivitas atau event tertentu. 

Meski begitu, dirinya tidak menjabarkan secara rinci jenis produk yang dipasarkan oleh perusahaan-perusahaan asuransi tersebut.

Oleh sebab itu, ke depannya OJK terus memacu pengembangan dan pembaruan produk yang lebih selaras dengan keperluan pasar, termasuk memperkuat sinergi dengan bermacam pemangku kepentingan dalam ekosistem pelaksanaan acara.

“Dengan semakin meningkatnya kebutuhan perlindungan risiko pada berbagai kegiatan berskala besar, segmen ini memiliki prospek yang positif untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index