JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo membeberkan sejumlah proyek pembangunan yang diprioritaskan di ibu kota menjelang usia ke-500 atau lima abad DKI Jakarta pada tahun 2027 mendatang.
Menurut Pramono, langkah pembangunan tersebut dilakukan dengan tujuan agar Jakarta dapat menjadi kota yang lebih nyaman saat menyongsong usianya yang ke-5 abad.
“Untuk bisa membuat nyaman Jakarta, nanti bulan Agustus, LRT dari Velodrome sampai dengan Manggarai kami resmikan, dan kami akan segera melanjutkan dari Manggarai sampai Dukuh Atas,” ungkap Pramono di Bundaran HI, Sabtu (27/6/2026).
Selain proyek transportasi tersebut, Pramono menyampaikan bahwa Taman Semanggi pun bakal segera tampil dengan wajah baru.
Dari total empat sisi taman yang ada, Pramono menargetkan proses pembangunan dua sisi di antaranya bakal rampung pada akhir tahun ini, sedangkan dua sisi sisanya ditargetkan selesai tepat pada Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta tahun 2027.
Agenda pembangunan lain yang masuk dalam skala prioritas ialah mengintegrasikan beberapa hotel di kawasan Bundaran HI melalui jalur bawah tanah yang terhubung langsung dengan stasiun MRT.
“Sebenarnya, saya merencanakan harusnya selesai sampai dengan awal tahun depan, tapi kelihatannya akan jadi kado untuk ulang tahun Jakarta lima abad,” ujar Pramono.
Tidak sampai di situ saja, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga sedang merancang Rumah Sakit (RS) Sumber Waras agar bertransformasi menjadi rumah sakit yang memiliki taraf internasional.
Di tengah pengerjaan berbagai infrastruktur tersebut, Pramono pun menjelaskan sejumlah proyek lain yang dirasa mampu mempermudah aktivitas warga.
Beberapa di antaranya adalah pengerjaan proyek pembangkit listrik tenaga sampah yang difungsikan untuk menangani masalah sampah di Jakarta, serta pelaksanaan program normalisasi sungai demi menanggulangi bencana banjir.
Guna merealisasikan seluruh target pembangunan tersebut, Pramono menyebutkan bahwa dirinya bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno terus berbagi tugas demi bisa bekerja secara beriringan.
“Sehingga dengan demikian, mudah-mudahan wajah Jakarta menjadi lebih menarik, lebih nyaman, lebih aman, dan orang juga datang (berkunjung ke Jakarta),” ungkap Pramono.