120 Jamaah Haji RI Masih Dirawat di RS Arab Saudi

120 Jamaah Haji RI Masih Dirawat di RS Arab Saudi
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf. (Foto: NET)

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah RI memberikan laporan bahwa sebanyak 120 peserta haji asal Indonesia hingga saat ini masih menjalani perawatan medis di sejumlah Rumah Sakit di Arab Saudi. 

Seluruh jamaah tersebut akan segera dipulangkan ke Tanah Air setelah dokter menyatakan kondisi mereka sudah layak untuk melakukan perjalanan udara.

“Masih ada 120 jamaah yang dirawat. Mereka akan dipulangkan jika sudah dinyatakan layak untuk terbang,” ujar Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (23/6/2026).

Gus Irfan menegaskan bahwa jamaah haji yang sedang dirawat tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah Indonesia sampai mereka dapat kembali ke Tanah Air. Kondisi kesehatan jamaah tersebut akan terus dipantau secara intensif oleh petugas haji yang masih bertugas. 

Apabila kesehatan mereka menunjukkan perkembangan positif dan telah mendapat izin medis untuk terbang, maka kepulangan mereka segera diproses.

“Sekalipun Kloternya sudah pulang, pasti kami akan pulangkan selama dokter mengatakan sudah layak terbang,” kata dia.

Sementara itu, tercatat sebanyak 350 orang wafat di Arab Saudi hingga hari ini. Menurut Menhaj, meskipun jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan tahun lalu, pihaknya menekankan bahwa angka kematian jamaah harus terus ditekan melalui penguatan istitha’ah kesehatan.

“Jumlah yang cukup besar menurut kami, tapi Alhamdulillah ini masih bisa di bawah tahun lalu, lebih dari 100 bedanya. Sehingga ini suatu capaian kami walaupun bukan capaian yang memuaskan, tapi tahun depan kami akan segera perketat, perkuat lagi, istitha'ah kesehatan bagi para jamaah kami,” kata dia.

Sebelumnya, hingga Selasa ini, jamaah yang telah sampai di Indonesia mencapai 149.726 orang atau terbagi dalam 387 kelompok terbang. Saat ini masih tersisa 130 Kloter yang berada di Madinah dan akan secara bertahap kembali ke Tanah Air.

“Di Makkah sudah bersih dari jamaah kami, dan ini artinya tinggal sisa sekitar 29 persen dari seluruh jamaah kami yang masih berada di Madinah. Dan Alhamdulillah berangsur-angsur akan kembali,” kata Gus Irfan.

Proses yang sama juga berlaku bagi petugas haji yang akan pulang secara bertahap ke Tanah Air, dengan jadwal kepulangan terakhir dijadwalkan pada 4 Juli 2026 mendatang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index