Sistem IPS Agrinas Palma Dongkrak Transparansi dan Gandeng UMKM

Rabu, 08 Juli 2026 | 00:08:02 WIB
Agrinas Palma Perkuat Tata Kelola dan Peluang UMKM Lewat Sistem IPS [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) memperkokoh sistem tata kelola korporasi, mengerek transparansi dalam aktivitas pengadaan, sekaligus memperlebar akses keterlibatan bagi sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta jajaran mitra lokal lewat pemanfaatan integrated procurement system (IPS).

Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara Mohammad Abdul Ghani memaparkan kehadiran platform berbasis digital untuk kebutuhan pengadaan barang dan jasa ini diorientasikan demi mendongkrak aspek keterbukaan, efisiensi, akuntabilitas, serta kepatuhan pada tiap lini rantai pengadaan di internal perusahaan.

"Peluncuran IPS merupakan langkah strategis perusahaan dalam mempercepat digitalisasi proses bisnis sekaligus memperkuat implementasi prinsip good corporate governance (GCG)," kata Ghani dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Mekanisme sistem tersebut merajut seluruh tingkatan pengadaan, dimulai dari fase perencanaan kebutuhan, penyaringan mitra penyedia, hingga tahap pengawasan serta pengarsipan data, sehingga dinamika operasional pengadaan berjalan lebih responsif, transparan, kompetitif, sekaligus terekam secara sistematis.

"Implementasi IPS juga menjadi bagian dari komitmen kami dalam memperluas peluang usaha bagi pelaku UMKM serta penyedia barang dan jasa lokal, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan," ujarnya.

Entitas bisnis pelat merah ini membuka ruang lebar bagi para calon mitra untuk menempuh proses registrasi maupun memperbarui basis data vendor melalui portal resmi https://ips.agrinaspalma.co.id/vendors.

Ghani mengutarakan bahwa pemberlakuan IPS ini menjadi bagian dari agenda transformasi tata kelola korporasi yang bertindak sebagai pijakan krusial untuk melahirkan perusahaan yang profesional, memegang teguh integritas, serta memiliki daya saing tinggi.

"IPS bukan sekadar digitalisasi proses pengadaan, tetapi merupakan bagian dari transformasi tata kelola perusahaan yang kami bangun," katanya.

Ia memberikan penekanan bahwa tiap-tiap lini proses pengadaan wajib bergulir secara terbuka, akuntabel, profesional, serta berpijak pada sistem baku guna memangkas celah intervensi sekaligus mengokohkan marwah integritas korporasi.

Setiap ketetapan bisnis pun wajib bersandar pada koridor prinsip business judgement rule, ditopang oleh dokumen riset yang mendalam, pengelolaan mitigasi risiko, asas kehati-hatian, serta steril dari indikasi benturan kepentingan.

"Dengan mekanisme yang terbuka maka akan tercipta persaingan yang sehat sehingga perusahaan memperoleh kualitas terbaik dengan biaya yang lebih efisien," bebernya.

Menurut analisisnya, langkah penguatan tata kelola via digitalisasi aktivitas bisnis menjadi salah satu instrumen kunci untuk menyokong realisasi tugas dari pemerintah pada sektor ketahanan pangan serta energi nasional. 

Langkah ini sekaligus menggaransi bahwa seluruh pergerakan operasional korporasi dijalankan selaras dengan pakem tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dan sanggup menghadirkan nilai tambah yang konsisten bagi internal perusahaan maupun segenap pemangku kepentingan.

Direktur SDM dan Umum Agrinas Palma Erry Herman menambahkan, platform IPS menyuguhkan alur pengadaan yang jauh lebih efektif lewat ekosistem yang saling terhubung serta pembagian porsi kewenangan yang lebih proporsional antara jajaran kantor pusat dan wilayah regional.

"Melalui Integrated Procurement System, seluruh proses pengadaan menjadi lebih terintegrasi, terdokumentasi, dan dapat dipantau secara real time," katanya.

Ekosistem digital ini juga merombak pola manajemen pengadaan agar berjalan lebih efektif melalui pemisahan porsi kewenangan yang gamblang antara level kantor pusat dan wilayah regional, selaras dengan batas regulasi kompetensinya masing-masing.

"Dengan demikian, proses pengadaan dapat berlangsung lebih cepat, tepat sasaran, transparan, serta tetap berada dalam koridor tata kelola perusahaan yang baik," jelas Erry.

Sementara itu, Direktur Kemitraan & Plasma Agrinas Palma Seger Budiarjo mengutarakan, proyek pengembangan platform IPS bakal terus digulirkan secara kontinu dan bertahap demi mengakomodasi segala kebutuhan operasional perusahaan yang senantiasa bergerak dinamis.

Menatap periode mendatang, korporasi ini bakal terus memperluas rancangan sistem digital yang saling bertautan untuk mengokohkan tata kelola, mendongkrak mutu pelayanan, sekaligus melahirkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. 

Agenda strategis tersebut merefleksikan bagian dari dedikasi perusahaan dalam menyokong agenda pemerintah guna merealisasikan ketahanan pangan serta energi nasional lewat pengelolaan korporasi yang modern, profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Terkini