Ronaldo Cetak Sejarah, Portugal Bungkam Kroasia di Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:12:32 WIB
Bintang utama Portugal, Cristiano Ronaldo. (Foto: NET)

JAKARTA - Bintang utama Portugal, Cristiano Ronaldo, menyebutkan bahwa keunggulan 2-1 atas Kroasia dalam fase 32 besar Piala Dunia 2026 pada Jumat WIB, menjadi sebuah hasil yang sangat bermakna bagi seluruh tim, mendiang Diogo Jota, serta masyarakat Portugal.

"Kami menang untuk kami, Diogo (Jota), dan Portugal!!! Ayo maju!!!!," tulis Cristiano Ronaldo dalam akun media sosial resminya sesuai pertandingan yang dipantau di Jakarta.

Pada laga tersebut, Ronaldo yang menyandang ban kapten sukses menyumbang gol penyeimbang melalui eksekusi penalti di menit ke-68. Skuad Portugal pada akhirnya mengunci kemenangan berkat gol penentu yang dilesakkan oleh Goncalo Ramos saat laga memasuki menit ke-90+4.

Kontribusi Ronaldo ini berhasil membawa Selecao das Quinas melangkah ke fase 16 besar untuk menantang Spanyol pada laga yang digelar Selasa (7/7) WIB.

Lewat torehan satu gol tersebut, striker berumur 41 tahun ini juga menorehkan rekor baru sebagai pesepak bola tertua yang membobol gawang lawan di babak gugur Piala Dunia. Catatan ini melewati pencapaian mantan rekan setim sekaligus sahabatnya, Pepe, yang mengemas gol pada usia 39 tahun.

Bagi Ronaldo, hasil positif ini bukan sekadar untuk performa tim dan masyarakat Portugal, melainkan juga sebuah dedikasi mendalam bagi sosok istimewa, Diogo Jota, yang merupakan pilar penting di tim nasional Portugal.

Jota mengembuskan napas terakhirnya akibat insiden kecelakaan mobil di Spanyol pada 3 Juli 2025 silam. Menginjak usia 28 tahun saat insiden tersebut, sang penyerang telah menjadi tumpuan lini depan Portugal dengan koleksi 14 gol dari total 49 laga yang dijalaninya.

Sesaat sebelum sepak mula kontra Kroasia dimulai, foto Jota sempat dipajang pada layar besar di BMO Field, Toronto, Amerika Serikat, bertepatan dengan momen dikumandangkannya lagu kebangsaan Portugal.

Bahkan ketika Portugal merilis daftar pemain untuk Piala Dunia pada Mei lalu, nama Jota tetap disertakan dengan status sebagai "plus satu selamanya".

"Daftar akhir mencakup 27 nama ditambah satu," kata pelatih Portugal Roberto Martinez.

Martinez mengungkapkan bahwa kepergian Diogo Jota menjadi sebuah peristiwa yang membekas dan amat berat bagi tim. Sang pelatih menambahkan bahwa pasukannya mengemban tanggung jawab besar untuk terus mengejar impian Diogo Jota serta meneladani sikap yang pernah ia tunjukkan selama membela tim nasional.

"Semangat, kekuatan, dan teladan Diogo Jota, sang 'plus one'. Ia akan menjadi 'plus one' selamanya," katanya.

Terkini