Target Produksi iPhone Ultra Lipat Melonjak hingga 10 Juta Unit

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:40:02 WIB
Ilustrasi - Apple Iphone 15. (Foto: NET)

JAKARTA - Apple dikabarkan akan meningkatkan target produksi untuk ponsel lipat pertama mereka, yang diduga kuat bakal dinamai iPhone Ultra, hingga menyentuh angka 10 juta unit.

Informasi tersebut disiarkan oleh GSM Arena pada Kamis (2/7), yang membeberkan bahwa jumlah target itu disiapkan untuk tahun 2026. 

Nikkei Asia, selaku pihak pertama yang mengabarkan berita ini, menghimpun informasi dari narasumber yang memahami persoalan tersebut dan membenarkan adanya lonjakan target produksi untuk gawai lipat tersebut.

Pada laporan terdahulu, raksasa teknologi ini awalnya hanya memproyeksikan angka produksi awal di kisaran tujuh juta sampai delapan juta unit.

Di samping mengulas perihal iPhone Ultra, laporan serupa turut menyatakan bahwa Apple sudah menginstruksikan para mitra pemasok mereka untuk menggenjot produksi hingga 70 juta unit ekstra bagi produk iPhone 18 serta iPhone 18 Pro Max. 

Melalui penambahan tersebut, keseluruhan target produksi Apple bagi jajaran iPhone anyar mereka di tahun 2026 diprediksi menembus angka kisaran 220 juta unit.

Bukan hanya itu, laporan tadi mengklaim Apple telah memberikan arahan kepada sejumlah pemasok agar bersiap mengantisipasi adanya pesanan ekstra sampai 85 juta unit pada termin kedua tahun 2026.

Perusahaan yang berpusat di Cupertino tersebut kabarnya juga mengimbau para vendor agar mengamankan pasokan komponen khusus milik iPhone 17 untuk nantinya diimplementasikan pada seri iPhone 18 mendatang.

Hingga saat ini, spekulasi yang berkembang mengindikasikan bahwa Apple iPhone Ultra, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max diprediksi bakal diperkenalkan secara resmi pada 8 September 2026.

Berdasarkan kabar angin, ponsel lipat besutan Apple tersebut bakal dibanderol mulai kisaran 2.500 dolar AS (sekitar Rp44 jutaan) hingga menembus 3.000 dolar AS (sekitar Rp53 jutaan) demi menebus varian dengan ruang penyimpanan yang lebih lapang.

Terkini