Piala Dunia 2026: Tanjung Verde Siap Hadapi Argentina di 32 Besar

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:35:31 WIB
Arsitek taktik tim nasional Tanjung Verde, Bubista. (Foto: NET)

JAKARTA – Arsitek taktik tim nasional Tanjung Verde, Bubista, terlihat begitu bersemangat menyongsong pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026. Skuadnya dijadwalkan menantang sang petahana, Argentina, di Stadion Miami, Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (4/7) pukul 05.00 WIB.

"Kami memiliki hubungan yang sangat kuat dengan Argentina. Kesempatan bermain melawan mereka adalah hadiah bagi para pemain, tim ini, dan seluruh rakyat kami," kata Bubista, Jumat (3/7/2026).

Sang pelatih menyadari sepenuhnya bahwa skuad asuhannya tengah merasakan sensasi "menjalani mimpi" yang luar biasa pada ajang Piala Dunia 2026 ini. 

Hal tersebut dikarenakan negara mereka menjadi satu-satunya tim debutan yang masih bertahan di turnamen bergengsi ini, sementara tiga tim debutan lain seperti Curacao, Yordania, dan Uzbekistan sudah mengepak koper lebih awal.

Langkah mengejutkan diperlihatkan oleh Tanjung Verde yang sukses menembus fase 32 besar sebagai peringkat kedua grup tanpa pernah mencicipi kekalahan. Meskipun demikian, mereka juga belum meraih poin penuh karena selalu bermain seri dalam tiga pertandingan, termasuk menahan imbang Spanyol dengan skor kacamata 0-0. 

Melalui perolehan tiga poin tersebut, negara asal benua Afrika ini finis di bawah Spanyol yang memuncaki Grup H dengan tujuh poin, serta mengungguli Uruguay dan Arab Saudi yang menghuni posisi ketiga dan keempat.

"Kami memang sedang menjalani mimpi, tetapi begitu saat memasuki lapangan kami tidak lagi melihat siapa lawan kami. Kami akan menghadapi pertandingan ini dengan cara yang sama seperti saat melawan Spanyol maupun tim lainnya," kata Bubista.

Sepanjang satu minggu ke belakang, pelatih berusia 56 tahun ini mengaku telah membedah seluruh laga yang dimainkan Argentina di Grup J. Perhatian utamanya tertuju pada performa Lionel Messi yang sudah mengemas enam gol. 

Koleksi gol tersebut menempatkan sang megabintang, bersama penyerang Prancis Kylian Mbappe, di daftar teratas pencetak gol terbanyak sementara Piala Dunia 2026.

"Bagi kami merupakan kehormatan besar bisa menghadapi pemain yang dianggap banyak orang sebagai yang terbaik sepanjang masa," ujar pelatih 56 tahun itu.

Menurutnya, pemain berjuluk La Pulga tersebut tidak sekadar menjadi pembeda hasil akhir, melainkan juga pengatur tempo permainan tim. Perannya kian krusial berkat sokongan pergerakan taktis dari rekan-rekannya seperti Julian Alvarez, Alexis Mac Allister, dan Rodrigo De Paul yang tampil begitu padu.

Kolektivitas tersebut membuat Tim Tanggo melangkah ke babak gugur dengan performa yang amat solid. Kondisi ini membuat sektor belakang Tanjung Verde wajib bermain ekstra disiplin. Mereka mesti solid saat merebut bola dari lawan sebelum menyusun skema serangan balik yang instan.

Pemain belakang Hiu Biru, julukan Tanjung Verde, Diney Borges, juga mengungkapkan antusiasmenya untuk berduel langsung dengan Messi, sosok idola yang sering ia tonton di layar kaca ketika masih kanak-kanak.

Walau menaruh rasa hormat yang tinggi kepada ikon sepak bola Argentina tersebut, Borges menegaskan tidak ingin membuang momentum emas ini hanya untuk bertukar kaus atau sekadar bertanding dengan para bintang La Albiceleste. Ia mengusung misi besar untuk mendepak raksasa Amerika Selatan tersebut.

"Kami memiliki kesempatan ini. Dan jika Tuhan menghendaki, kami bisa menyingkirkan Argentina, sang juara dunia," tutup Borges.

Terkini