Perkuat Swasembada Protein, KKP Bangun 40.000 Titik Budidaya

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45:31 WIB
KKP Bangun 40.000 Titik Budidaya Ikan demi Swasembada Protein [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengakselerasi perluasan budidaya ikan darat sebagai taktik memperkokoh swasembada protein nasional di tengah kian melonjaknya keperluan pangan global. 

Pemerintah membidik pembangunan budidaya ikan tematik pada 40.000 titik yang tersebar di 500 kabupaten/kota demi mengatrol output protein dalam negeri, sekaligus menciptakan hulu pertumbuhan ekonomi baru yang lebih ramah lingkungan tanpa memperlebar pembukaan lahan.

"Dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional, pemerintah mendorong pengembangan budidaya ikan darat tematik hingga 40.000 titik di 500 kabupaten/kota," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Dia menuturkan sektor kelautan dan perikanan bakal menjadi salah satu pilar penopang utama ketahanan pangan nasional mengingat kepentingan protein dunia diprediksi terus meroket sampai beberapa dekade ke depan.

"Pada tahun 2050, kebutuhan ikan akan semakin besar, sementara lahan pangan darat makin terbatas. Karena itu, sektor kelautan dan perikanan harus kami dorong sebagai sumber pangan masa depan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional," ujar Trenggono.

Menurut dia, perluasan budidaya ikan darat menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah dalam menyokong swasembada pangan, selaras dengan visi pembangunan nasional serta Asta Cita Presiden.

Trenggono memaparkan perluasan budidaya ikan dipilih lantaran sanggup menjadi opsi penyediaan protein yang lebih lestari. Langkah itu dinilai krusial mengingat perluasan lahan agraris telah menjadi salah satu faktor utama deforestasi global.

"Peningkatan produksi protein melalui budidaya ikan menjadi alternatif strategis untuk memperkuat ketahanan pangan tanpa menambah tekanan terhadap hutan dan lahan," ujarnya.

Agenda budidaya ikan darat adalah bagian dari enam program prioritas KKP dalam menyokong swasembada protein ikan serta garam. 

Di samping perluasan budidaya, pemerintah juga mengoperasikan program Kampung Nelayan Merah Putih, swasembada garam, revitalisasi tambak budidaya di Pantai Utara Jawa, pembangunan kawasan tambak udang terintegrasi di Wainapu, Sumba Timur, serta modernisasi 4.582 unit kapal perikanan.

Trenggono menyebutkan segenap agenda itu disusun untuk memperkokoh andil sektor kelautan dan perikanan selaku pilar ketahanan pangan sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi lewat penerapan kebijakan ekonomi biru.

"Kementerian Kelautan dan Perikanan memegang peran yang sangat strategis dalam menopang ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Karena itu, seluruh program prioritas yang kami jalankan diarahkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegas Trenggono.

Terkini