PT PAL Indonesia Luncurkan Kapal Perang Landing Dock Ekspor ke Filipina

Rabu, 01 Juli 2026 | 05:21:01 WIB
Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod. (Foto: NET)

JAKARTA – PT PAL Indonesia kembali merealisasikan ekspor alat utama sistem persenjataan dengan meluncurkan Future Landing Dock (LD)-603. Kapal perang ini menjadi unit pertama dari total dua unit Landing Dock yang diproduksi khusus untuk memenuhi pesanan Angkatan Laut Filipina.

Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengutarakan bahwa momentum peluncuran LD-603 ini menjadi salah satu capaian krusial dalam agenda ekspor perusahaan. 

"Peluncuran LD-603 menjadi tonggak penting dalam keberhasilan proyek ekspor strategis PT PAL Indonesia," kata Kaharuddin di Surabaya, Rabu (1/7/2026).

Kaharuddin menguraikan bahwa pengerjaan struktur lambung kapal berhasil dituntaskan hanya dalam kurun waktu enam bulan. Keberhasilan tersebut dicapai berkat implementasi sistem Industrial Maritime 4.0 (IM4) yang memadukan digitalisasi lini produksi, optimalisasi efisiensi, serta pengawasan mutu. 

Sistem berbasis teknologi ini terbukti mampu mempercepat linimasa perakitan kapal tanpa mengorbankan standar kualitas ketat yang diminta oleh konsumen global.

Future Landing Dock sendiri dirancang sebagai kapal angkut pendarat generasi teranyar. Peran utamanya meliputi dukungan untuk operasi amfibi, mobilisasi personel maupun logistik, proteksi kawasan perairan, hingga pelaksanaan misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam atau Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR). 

Pascapeluncuran, armada ini bakal melewati serangkaian fase lanjutan seperti outfitting, harbour acceptance test, serta sea acceptance test sebelum resmi diserahterimakan kepada pihak Filipina.

Bagi Kaharuddin, kehadiran Landing Dock-603 melampaui kesuksesan sebuah proyek karena turut merepresentasikan solidnya hubungan strategis antara Indonesia dan Filipina di bidang industri pertahanan. 

"Kami berkomitmen menjaga kepercayaan pelanggan dengan menghadirkan produk berkualitas tinggi," ujarnya.

Apresiasi terhadap kompetensi dan profesionalisme PT PAL dalam menyuplai kebutuhan armada tempur ini disampaikan langsung oleh Flag Officer in Command Philippine Navy, Vice Admiral Jose Ma Ambrosio Q. Ezpeleta. 

Ia menilai kapal ini akan mendongkrak kapabilitas Angkatan Laut Filipina untuk mendistribusikan personel, material, dan logistik ke wilayah-wilayah kepulauan. Lebih dari itu, kapal tersebut dinilai memberikan fleksibilitas operasional yang lebih luas dalam menyokong operasi amfibi, pertahanan laut, serta penanganan bencana.

Senada dengan hal itu, Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Filipina Letnan Jenderal Rommel P. Roldan menegaskan bahwa pengadaan alat pertahanan ini merupakan langkah investasi strategis demi memperkokoh kekuatan maritim negaranya. 

"Setelah diserahkan dan resmi dioperasikan, kapal ini akan meningkatkan kemampuan Angkatan Laut Filipina dalam melaksanakan operasi angkutan laut militer atau sealift, misi bantuan kem???siaan dan penanggulangan bencana, operasi amfibi, serta berbagai operasi strategis lainnya," ujar Roldan.

Terkini