DPR dan Pemerintah Setujui RUU Ratifikasi Pertahanan RI-Turki-Malaysia

Rabu, 01 Juli 2026 | 20:23:32 WIB
Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan. (Foto: NET)

JAKARTA - Komisi I DPR RI bersama pihak pemerintah yang diwakili oleh Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, serta Kementerian Hukum telah menyepakati Rancangan Undang-Undang (RUU) Ratifikasi mengenai kerja sama pertahanan antara Indonesia dengan Turki dan Indonesia dengan Malaysia. 

Kesepakatan tersebut dicapai lewat rapat yang berlangsung di ruang Komisi I DPR RI pada Rabu (1/7/2026). Sebelum kesepakatan diambil, Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan memaparkan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari langkah memperkokoh pertahanan sekaligus menjaga kedaulatan negara.

"Pimpinan dan anggota Komisi I yang terhormat, persetujuan Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Turki dan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Malaysia dikembangkan dan diperkuat berdasarkan prinsip kesetaraan, keuntungan bersama, dan penghormatan penuh atas kedaulatan dan integritas teritorial," jelasnya.

Dia memaparkan bahwa kesepakatan kerja sama pertahanan antara Indonesia dengan Turki maupun Malaysia tersebut belum bisa diimplementasikan walau telah ditandatangani oleh kedua belah pihak. 

Hal itu dikarenakan aturan dalam perjanjian menetapkan bahwa kerja sama baru akan berjalan sesudah tiap pihak merampungkan seluruh proses hukum serta administrasi domestik masing-masing, yang ditandai lewat diterimanya pemberitahuan tertulis pamungkas melalui jalur diplomatik.

"Berdasarkan persetujuan kerja sama yang telah ditandatangani oleh kedua negara tersebut, belum dapat diterapkan mengingat syarat pemberlakuan berdasarkan perjanjian kerja sama dimaksud, yang menyatakan bahwa persetujuan ini akan mulai berlaku pada tanggal diterimanya pemberitahuan tertulis terakhir melalui saluran diplomatik atas pemenuhan prosedur dalam negeri oleh para pihak," kata Donny.

Selanjutnya sebelum mengakhiri rapat, Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, meminta pandangan dari seluruh fraksi yang datang mengenai persetujuan ratifikasi tersebut, di mana pada dasarnya semua fraksi menyatakan sepakat terhadap RUU ini.

"Untuk menyetujui ratifikasi kerja sama pertahanan Republik Indonesia dengan Republik Turki. Setuju ya?" ucap Utut yang sejurus kemudian mengetuk palu sidang.

"Setuju," jawab para peserta rapat.

Proses pengambilan keputusan serupa juga dijalankan untuk ratifikasi kerja sama pertahanan antara RI dan Malaysia. 

Sesudah itu, Donny menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Komisi I DPR RI yang sudah memberikan persetujuan terhadap RUU tersebut. Langkah berikutnya, pembahasan RUU ini digulirkan ke tingkat Panja dan keputusan tingkat I bakal diambil pada hari yang sama.

Terkini