Lewati Ujian Berat, Djokovic Tantang Tsitsipas di Wimbledon 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 16:37:03 WIB
Novak Djokovic. [Foto: NET]

JAKARTA - Petenis asal Serbia Novak Djokovic mengamankan tiket ke babak kedua Wimbledon 2026 untuk bersua petenis Yunani Stefanos Tsitsipas usai menyudahi perlawanan ketat petenis China Wu Yibing pada fase pertama di All England Club, London, Selasa (30/6/2026) WIB.

Djokovic dipaksa memeras keringat selama tiga jam 11 menit oleh Wu yang bermain lepas dengan menyuguhkan pukulan-pukulan menyerang. Kendati demikian, pemilik 24 gelar Grand Slam tersebut tetap mampu menyegel kemenangan lewat skor 6-4, 5-7, 6-4, 6-4.

"Pertandingan hari ini benar-benar sangat menantang. Wu pantas mendapatkan tepuk tangan atas penampilan luar biasanya," kata Djokovic seusai pertandingan, dikutip dari ATP.

"Saya senang bisa menang, tetapi sejujurnya saya tidak merasa terlalu segar. Pertandingan ini sama sekali tidak terasa seperti laga babak pertama," ujar dia menambahkan.

Wu, yang sempat melabeli Djokovic sebagai "GOAT" saat sesi wawancara sebelum turnamen dimulai, memperoleh dukungan luar biasa dari publik Centre Court. 

Tiap kali petenis berumur 26 tahun tersebut menghasilkan poin penentu (winner), gemuruh teriakan "Wuuuuuu" langsung membahana di stadion dan membikin atmosfer laga kian membara.

Walau terus digempur tekanan, Djokovic sanggup membuktikan kematangannya di pentas Grand Slam. Usai kecolongan pada set kedua, mantan petenis peringkat satu dunia itu bangkit mengklaim set ketiga sebelum akhirnya tampil kokoh di set keempat.

Djokovic sukses mementahkan enam kesempatan break point di set keempat, termasuk tiga break point beruntun ketika tertinggal 2-3. Dia selanjutnya memperoleh momen break krusial di gim kesembilan setelah memicu Wu melakukan error.

Djokovic menilai pergeseran kondisi laga setelah atap Centre Court dipasang ikut berdampak pada jalannya permainan lantaran area rumput menjadi kian lembap dan licin.

"Rasanya seperti memainkan dua pertandingan yang berbeda, satu saat atap terbuka dan satu lagi setelah ditutup," ujar Djokovic.

Djokovic mengutarakan rasa kagetnya terhadap kualitas performa Wu yang dinilainya bermain sangat konsisten dalam segala lini.

Secara spesifik Djokovic memberikan perhatian pada kualitas pukulan balik servis, forehand, sampai backhand kepunyaan Wu.

"Pada beberapa momen dia hampir tidak memiliki kelemahan. Saya juga beruntung dia gagal memanfaatkan beberapa peluang break. Saya bahkan merasa bisa saja kehilangan set keempat karena dia memiliki begitu banyak kesempatan," katanya.

Duel menghadapi Wu merupakan penampilan perdana Djokovic di lapangan rumput musim ini sekaligus ajang level ATP kelimanya sepanjang tahun 2026. Sejauh musim berjalan, torehan terbaik petenis Serbia itu adalah melangkah hingga partai final Australian Open.

Hasil positif ini membikin Djokovic memperpanjang rekor impresifnya menjadi 21 kemenangan beruntun tanpa sekalipun kalah pada laga pembuka Wimbledon.

Petenis berumur 39 tahun itu kini sedang mengejar trofi Wimbledon kedelapan demi menyamai rekor nomor tunggal putra kepunyaan Roger Federer.

Djokovic tercatat belum kembali memenangi trofi di All England Club sejak naik podium juara pada 2022 lalu, setelah kandas di final edisi 2023 dan 2024 dari Carlos Alcaraz, serta terhenti pada babak semifinal 2025 usai ditumbangkan Jannik Sinner.

Di babak kedua, Djokovic bakal berhadapan dengan Tsitsipas. Dia memegang kendali penuh atas rekor pertemuan mereka lewat keunggulan 12-2, walaupun keduanya belum pernah bersua lagi semenjak Olimpiade Paris 2024.

Terkini