JAKARTA - Laporan terbaru bertajuk “The Wealth Report” edisi 2026 telah resmi dikeluarkan oleh Knight Frank, sebuah perusahaan konsultan properti berskala global. Salah satu poin utama yang diangkat dalam laporan tersebut adalah mengenai daftar negara yang mencatatkan laju pertumbuhan orang super kaya paling agresif di dunia.
Dalam metodologi Knight Frank, kelompok orang super kaya ini dikategorikan sebagai Ultra High Net Worth Individual atau UHNWI.
Istilah ini disematkan kepada mereka yang memiliki aset kekayaan fantastis dengan nilai kepemilikan paling sedikit 30 juta dollar AS, atau jika dikonversikan setara dengan Rp 536,7 miliar (mengacu pada kurs per tanggal 26 Juni 2026).
Indikator pertumbuhan populasi orang super kaya ini dihitung mulai tahun 2026 dengan proyeksi jangka panjang untuk lima tahun ke depan, yakni hingga tahun 2031.
Penentuan peringkat oleh Knight Frank sendiri didasarkan pada persentase kenaikan jumlah individu kaya tersebut sepanjang periode yang telah ditentukan.
Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Knight Frank, Indonesia sukses menempati urutan teratas sebagai negara dengan pertumbuhan orang super kaya paling pesat di dunia untuk periode proyeksi 2026-2031.
Pada tahun ini, jumlah UHNWI yang tercatat di Indonesia adalah sebanyak 3.833 individu. Angka ini diproyeksikan bakal melesat hingga 82 persen pada tahun 2031, sehingga jumlahnya diperkirakan mencapai 6.966 orang.
Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh Arab Saudi yang mencatatkan jumlah UHNWI sebanyak 4.388 orang pada tahun 2026, dan diproyeksikan merangkak naik menjadi 7.162 orang pada tahun 2031, atau tumbuh sebesar 63 persen.
Knight Frank menganalisis bahwa lonjakan signifikan ini secara umum dipicu oleh ekspansi sektor bisnis, akselerasi teknologi, aktivitas investasi, serta meningkatnya nilai aset.
Secara lebih terperinci, berikut adalah daftar 10 negara yang memiliki laju pertumbuhan orang super kaya tercepat di dunia:
Indonesia
2026: 3.833 orang
Proyeksi 2031: 6.966 orang
Pertumbuhan: 82 persen
Arab Saudi
2026: 4.388 orang
Proyeksi 2031: 7.162 orang
Pertumbuhan: 63 persen
Polandia
2026: 3.017 orang
Proyeksi 2031: 4.906 orang
Pertumbuhan: 63 persen
Vietnam
2026: 1.233 orang
Proyeksi 2031: 1.960 orang
Pertumbuhan: 59 persen
Australia
2026: 16.460 orang
Proyeksi 2031: 26.095 orang
Pertumbuhan: 59 persen
Swedia
2026: 6.845 orang
Proyeksi 2031: 10.633 orang
Pertumbuhan: 55 persen
Amerika Serikat
2026: 251.352 orang
Proyeksi 2031: 387.422 orang
Pertumbuhan: 54 persen
Rumania
2026: 749 orang
Proyeksi 2031: 1.120 orang
Pertumbuhan: 50 persen
Filipina
2026: 1.910 orang
Proyeksi 2031: 2.844 orang
Pertumbuhan: 49 persen
Singapura
2026: 7.171 orang
Proyeksi 2031: 10.495 orang
Pertumbuhan: 46 persen