Honda UC3 Terdaftar di PDKI, Ini Tanggapan Resmi AHM

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:45:31 WIB
Ilustrasi - tampilan Motor Listrik Honda UC3. (Foto: NET)

JAKARTA – Isu mengenai rencana peluncuran Honda UC3 di tanah air kian santer dibicarakan seiring tercatatnya nama produk tersebut dalam Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI). Walau demikian, PT Astra Honda Motor (AHM) hingga kini belum memberikan kepastian mengenai kapan skuter listrik ini akan resmi mengaspal di pasar nasional.

Octavianus Dwi Putro selaku Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) menjelaskan bahwa pihak manajemen masih melakukan kajian mendalam dari berbagai sisi sebelum meluncurkan produk anyar, terutama dalam mengamati kebutuhan serta karakteristik para pengendara di Indonesia.

“Nanti boleh dikasih masukan ya. Nanti saya pikir-pikir kalau memang menarik ya nanti kita pikirkan,” kata Octa di Cikarang (24/6/2026).

Berdasarkan pengamatan Octavianus, sebagian besar pemilik sepeda motor di dalam negeri sejauh ini masih menempatkan kendaraan sebagai moda transportasi fungsional sehari-hari. Di lain sisi, ceruk pasar untuk kendaraan yang menyasar segmen hobi ataupun gaya hidup dinilai masih sangat tergolong spesifik.

“Sebenarnya kalau pengguna motor itu mostly kan saat ini yang digunakan untuk fungsional. Sebagian akan mulai masuk ke segmen yang hobi, sebagian ke yang sport dan itu segmennya memang akan lebih limited. Nah, itu kami perlu berhitung pertimbangkan untuk ke sana,” ujarnya.

Penjelasan di atas menjadi jawaban resmi dari pihak AHM guna menanggapi beragam asumsi yang beredar luas di masyarakat terkait peluang masuknya Honda UC3. 

Walaupun identitas kendaraan tersebut sudah masuk ke dalam sistem PDKI dengan nomor registrasi IDM001340781 atas nama Honda Motor Co., Ltd. yang berlokasi di Tokyo, Jepang, langkah pendaftaran hak paten ini tidak menjadi jaminan mutlak bahwa motor tersebut akan segera dijual bebas. 

Bagi produsen, merilis sebuah model baru membutuhkan kalkulasi yang matang terkait daya serap pasar dan kepuasan konsumen, sehingga AHM memilih untuk tetap berhati-hati dalam mengambil kebijakan seputar UC3.

Sebagai informasi tambahan, Honda UC3 ialah skuter listrik bertipe urban yang sebelumnya telah resmi dirilis di pasar Thailand. Kendaraan ini menggendong baterai tertanam (fixed battery) dengan teknologi Lithium Iron Phosphate (LFP) yang disebut-sebut punya daya jelajah mencapai 122 kilometer saat kondisi daya terisi penuh.

Mengenai aspek performa, UC3 dipersenjatai oleh motor penggerak listrik berkekuatan 6,0 kW atau setara dengan 8 Tk dan torsi puncak 22 Nm. Motor listrik ini juga menyajikan tiga opsi mode berkendara, yakni Standard, Sport, serta Econ, ditambah dengan mode mundur (reverse mode) untuk kepraktisan berkendara. 

Hal yang cukup mencuri perhatian adalah hadirnya fasilitas pengisian daya cepat CHAdeMO khusus kendaraan roda dua pada UC3, sebuah kelengkapan yang terbilang masih sangat langka untuk motor listrik di kelasnya.

Terkini