Kunjungan Wisman Naik, Peluang Besar Asuransi Perjalanan

Jumat, 26 Juni 2026 | 21:27:31 WIB
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono. (Foto: NET)

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada April 2026 menyentuh angka 1,25 juta kunjungan. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 14,75% dari bulan sebelumnya dan tumbuh 7,22% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Terkait dengan perkembangan tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat bahwa lonjakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke tanah air menjadi momentum positif bagi pertumbuhan sektor asuransi perjalanan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengungkapkan bahwa seiring dengan semakin tingginya pergerakan wisatawan, maka keperluan akan proteksi terhadap beragam risiko perjalanan, seperti pembatalan atau gangguan penerbangan, kehilangan bagasi, hingga penanganan medis darurat, juga turut mengalami peningkatan.

"Alhasil, kondisi itu membuka ruang bagi industri untuk memperluas penetrasi produk asuransi perjalanan, sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap sektor pariwisata nasional," katanya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Selasa (23/6/2026).

Guna menangkap peluang emas tersebut, Ogi memaparkan bahwa pelaku industri asuransi harus menjalankan beberapa langkah strategis. 

Langkah-langkah tersebut meliputi pengembangan produk yang relevan dengan keperluan para pelancong, memperkuat jalur distribusi lewat kemitraan bersama maskapai penerbangan, agen travel, perhotelan, serta platform digital, hingga mempermudah akses layanan dan pengajuan klaim.

"Selain itu, menerapkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan perlu dilakukan untuk meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan selama perjalanan," tuturnya.

Melalui sokongan ekosistem yang terus membaik, Ogi optimis bahwa lini asuransi perjalanan mempunyai masa depan yang sangat cerah sejalan dengan perkembangan industri pariwisata di dalam negeri.

Terkini