Awal 2026, Penjualan Sepeda Motor Honda Tumbuh 11 Persen

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:24:01 WIB
PT Astra Honda Motor (AHM). (Foto: NET)

JAKARTA – Di tengah aneka tantangan perekonomian global maupun domestik, PT Astra Honda Motor (AHM) tetap melihat adanya pergerakan positif pada permintaan sepeda motor sepanjang paruh pertama tahun 2026. 

Situasi ini terjadi mulai dari tren menguatnya mata uang dolar Amerika Serikat (AS), fluktuasi kondisi ekonomi, sampai tekanan suku bunga yang memiliki potensi memengaruhi daya beli masyarakat. 

Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM) Octavianus Dwi menyampaikan, pihak perusahaan masih mempertahankan target penjualan yang sudah ditentukan sebelumnya.

“Kami belum merevisi target karena kami masih wait and see lah atas situasi di lapangan,” ujar Octa di Cikarang (24/6/2026).

Menurut Octa, aneka faktor ekonomi yang saat ini sedang menjadi perhatian para pelaku industri belum memberikan dampak yang signifikan pada permintaan sepeda motor Honda. 

Walaupun kondisi ekonomi global masih diliputi ketidakpastian serta suku bunga berada pada tren yang tergolong tinggi, pasar roda dua dinilai masih memperlihatkan ketahanan yang terbilang baik.

“Tapi kalau melihat sampai dengan per kemarin pun di bulan Juni ini rasanya permintaan masih ada pergerakan positif untuk di sepeda motor Honda terutama ya,” ucap Octa.

Keyakinan tersebut didukung oleh performa penjualan Honda yang terus tumbuh sepanjang lima bulan pertama pada tahun ini. Kinerja ini membuktikan bahwa kebutuhan masyarakat akan kendaraan roda dua masih tetap tinggi, khususnya sebagai sarana mobilitas harian yang terhitung terjangkau jika dibandingkan dengan moda transportasi yang lain.

AHM membukukan pertumbuhan penjualan yang terbilang solid pada awal tahun 2026. Berdasarkan data internal milik perusahaan, angka penjualan sepeda motor Honda sepanjang Januari sampai Mei 2026 mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun lalu.

“Penjualan Honda growth-nya 11 persen, Januari-Mei 2026. (Penjualan) pada Mei saja, lebih dari 400.000 unit,” kata Octa.

Pencapaian tersebut sejalan dengan situasi pasar nasional yang tetap bertumbuh walaupun tidak terlampau agresif. Mengacu pada data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor secara nasional melalui wholesales menyentuh angka 2,61 juta unit sepanjang periode Januari–Mei 2026. 

Sementara itu, AISI masih memegang proyeksi penjualan sepeda motor nasional untuk tahun 2026 pada kisaran 6,4 juta sampai 6,7 juta unit, atau terhitung relatif sama dengan perolehan di tahun sebelumnya.

Terkini