Lewat Berbagai Kampanye, Kemenpar Bidik 1,18 Miliar Wisnus

Kamis, 25 Juni 2026 | 23:39:01 WIB
Juru Bicara Kementerian Pariwisata Nia Niscaya. (Foto: NET)

JAKARTA - Kementerian Pariwisata menargetkan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) mampu menyentuh angka 1,18 miliar perjalanan di sepanjang tahun 2026 lewat beragam aktivasi promosi, salah satunya gerakan "Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja" yang diintensifkan saat momen liburan sekolah, Lebaran, serta akhir tahun.

Juru Bicara Kementerian Pariwisata Nia Niscaya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, menyampaikan bahwa sasaran tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam memacu mobilitas pelancong domestik sekaligus mendongkrak multiplier effect ekonomi di tiap wilayah.

"Target kita tentu ingin mencapai target pergerakan wisatawan nusantara di tahun ini adalah 1,18 miliar pergerakan," kata Nia.

Nia menjelaskan, target dalam setahun ini didistribusikan ke dalam beberapa masa puncak mudik dan liburan warga, yaitu libur Lebaran, liburan sekolah, serta momentum akhir tahun. Sepanjang rentang Januari hingga April 2026, total perjalanan wisnus sudah menyentuh 417.06 juta perjalanan, mengalami kenaikan sebesar 1,48 persen jika dikomparasikan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Secara keseluruhan, kita sudah bagi 1,18 miliar itu puncaknya pada Lebaran, kemudian di liburan sekolah semester ini, dan akhir tahun," ujar dia.

Guna menilai tingkat keberhasilan kampanye #DiIndonesiaAja, Kementerian Pariwisata mematok beberapa parameter, mulai dari proyeksi total pelancong yang melakukan mobilisasi hingga perputaran nilai transaksi ekonomi yang berputar selama gerakan tersebut berjalan. 

Bukan hanya itu, Kementerian Pariwisata pun bakal menghitung kalkulasi jangkauan rilis media dan eksposur promosi ke publik untuk memantau seberapa efektif pesan edukasi tersebut tersampaikan.

Pada momen yang sama, Juru Bicara Kementerian Pariwisata Imam Priyono menyebutkan bahwa indikator kesuksesan promosi ini juga ditakar dari mutu pengalaman para pelancong saat menikmati masa liburan mereka. 

Kementerian Pariwisata sendiri sudah memantau langsung ke 139 titik destinasi wisata demi menjamin implementasi aspek kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan atau Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) terealisasi secara optimal.

"Kami berharap indikator keberhasilannya tentu semua yang berwisata pulang dengan kenangan yang indah, menyenangkan, senang, dan seterusnya," kata Imam.

Pihak kementerian pun telah mematangkan bermacam strategi mitigasi, di antaranya modul CHSE serta petunjuk pelaksanaan penanggulangan bencana yang bisa diaplikasikan oleh para pengelola objek wisata demi memproteksi keamanan serta keselamatan para pelancong.

Melalui program "Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja", Kementerian Pariwisata menaruh harapan besar agar dapat mengeskalasi pergerakan pelancong lokal sekaligus mempertebal stimulus ekonomi bagi industri pariwisata, sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), kuliner, ritel, hingga ekosistem ekonomi kreatif di berbagai penjuru daerah.

Terkini