JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Ketua Panitia Negara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa keikutsertaan masyarakat dalam menentukan logo HUT ke-81 kemerdekaan RI adalah bukti nyata keterlibatan warga dalam perayaan kemerdekaan Indonesia.
Baginya, melalui partisipasi publik, masyarakat bukan sekadar menjadi penikmat hasil akhir, melainkan juga ikut berperan dalam menentukan identitas visual yang merepresentasikan semangat peringatan kemerdekaan Indonesia.
“Pemilihan logo HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi ruang bagi masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam perayaan kemerdekaan. Keterlibatan ini mencerminkan semangat demokrasi, gotong royong, dan rasa memiliki terhadap simbol-simbol kebangsaan kami,” ujar Prasetyo dalam keterangan Setpres, Kamis (25/6/2026).
Prasetyo memaparkan, tiap suara serta masukan dari masyarakat merupakan elemen penting dalam menentukan desain yang dianggap paling mampu merefleksikan cita-cita, optimisme, serta semangat persatuan Indonesia.
“Peringatan HUT Republik Indonesia adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, kami melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, hingga masyarakat umum, agar proses pemilihan logo ini menjadi ruang kolaborasi nasional yang memperkuat rasa kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air,” tuturnya.
Lebih lanjut, Prasetyo berharap logo HUT ke-81 kemerdekaan RI yang terpilih nantinya tidak hanya berfungsi sebagai identitas visual belaka. Namun, juga menjadi simbol persatuan sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia dibangun, diperjuangkan, serta dijaga oleh seluruh rakyat Indonesia.
“Melalui semangat kebersamaan inilah, kami ingin memastikan bahwa setiap peringatan kemerdekaan bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga memperkuat tekad bersama untuk terus melanjutkan perjuangan menuju Indonesia yang semakin maju, adil, dan sejahtera,” imbuh Prasetyo.