Prabowo Dorong Pelatnas Multiyears untuk Perkuat Prestasi Atlet

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:19:01 WIB
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. (Foto: NET)

JAKARTA — Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan pembangunan olahraga nasional secara menyeluruh. 

Hal ini mencakup pembinaan atlet, kesejahteraan atlet, hingga pengembangan sepak bola nasional demi menyongsong kualifikasi Piala Dunia 2030.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Presiden saat menerima kunjungan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir serta Pelatih Timnas Indonesia John Herdman di kediaman Presiden di Hambalang, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).

Melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet pada Sabtu (20/6/2026), Teddy mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut membahas sejumlah langkah strategis untuk memperkuat sektor olahraga, pembinaan generasi muda, serta kemajuan sepak bola tanah air. 

Salah satu fokus utama pemerintah adalah penguatan pembinaan atlet nasional melalui skema pemusatan latihan nasional (pelatnas) multiyears. Skema ini dianggap vital agar persiapan atlet menghadapi ajang internasional seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade menjadi lebih terstruktur.

“Penguatan pembinaan atlet nasional secara berkelanjutan melalui dukungan pelatnas multi years guna mempersiapkan atlet Indonesia menghadapi SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade,” tulis Teddy.

Pemerintah juga menaruh perhatian serius pada kesejahteraan atlet. Presiden mendorong berbagai kebijakan seperti pemberian bonus prestasi, akses jenjang karier di TNI, Polri, maupun ASN, fasilitas pendidikan, serta pengkajian skema dana pensiun bagi atlet.

Selain itu, pemerintah berkomitmen memperluas inklusivitas melalui pengembangan olahraga disabilitas, termasuk dengan program sertifikasi kepelatihan bagi penyandang disabilitas agar mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk berkontribusi. 

“Pengembangan olahraga disabilitas, termasuk program sertifikasi kepelatihan bagi penyandang disabilitas agar memiliki kesempatan lebih luas untuk berkontribusi dalam pembinaan olahraga nasional,” ujar Teddy.

Lebih lanjut, percepatan pembangunan pusat pembinaan olahraga nasional dan Akademi Olahraga sedang dipacu untuk menjaring talenta muda sejak usia dini secara lebih sistematis dan berkelanjutan. 

Pemerintah juga menempatkan olahraga sebagai instrumen penting pembentukan karakter generasi muda, seperti disiplin dan sportivitas. 

“Penguatan olahraga sebagai wadah pembentukan karakter, disiplin, dan pengembangan potensi generasi muda Indonesia,” tulisnya.

Dalam sektor sepak bola, Presiden Prabowo memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan tim nasional. 

Dalam pertemuan tersebut, dibahas persiapan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN pada September–Oktober 2026, serta langkah strategis untuk memperkuat daya saing Timnas Garuda dalam kualifikasi FIFA World Cup 2030. 

“Bapak Presiden menegaskan dukungannya terhadap seluruh program pengembangan sepak bola nasional, termasuk persiapan tim nasional, penguatan sistem pembinaan pemain, serta peningkatan daya saing Indonesia di tingkat internasional,” ujar Teddy.

Pemerintah bertekad untuk terus membangun ekosistem olahraga yang inklusif dan berprestasi demi mencetak generasi muda yang sehat dan memiliki daya saing global. 

“Pemerintah terus berkomitmen untuk membangun dunia olahraga yang inklusif, berprestasi, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang sehat, tangguh, dan berdaya saing, sekaligus membanggakan Indonesia di pentas dunia,” tutup Teddy.

Terkini