Strategi Krom Bank Jaga Profitabilitas di Tengah Tren Bunga Tinggi

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:38:01 WIB
Presiden Direktur Krom Bank Anton Hermawan. (Foto: NET)

JAKARTA - Tren suku bunga yang tinggi tidak menghalangi ekspansi dana murah PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI). Bank digital ini mencatatkan lonjakan pertumbuhan current account savings account (CASA) hingga tiga digit sampai Mei 2026.

Presiden Direktur Krom Bank Anton Hermawan memaparkan, posisi CASA perseroan tercapai sebesar Rp 2,42 triliun pada akhir Mei 2026. Angka tersebut melesat 161% bila dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu yang berada di angka Rp 930 miliar. 

Anton menyebut, pertumbuhan dana murah tersebut didukung oleh peningkatan aktivitas nasabah, inovasi pada produk digital, serta strategi perusahaan untuk menjaga suku bunga tabungan tetap kompetitif.

"Sampai dengan akhir Mei 2026, posisi CASA Krom Bank tercatat sebesar Rp 2,42 triliun atau tumbuh 161% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," ujar Anton, Jumat (19/6/2026).

Menghadapi tren suku bunga yang masih tinggi, Anton mengaku belum mendapati perpindahan dana nasabah secara masif dari giro dan tabungan ke deposito. Kendati begitu, pertumbuhan dana deposito tetap tercatat tinggi, di mana jumlah nasabah deposito naik 116% secara tahunan.

"Sampai saat ini kami belum melihat pergeseran dana nasabah yang masif dari giro dan tabungan menuju deposito," katanya.

Anton tidak memungkiri bahwa kenaikan BI Rate menekan biaya dana (cost of fund). Oleh karena itu, Krom Bank lebih memilih untuk memperkuat likuiditas dan memacu penghimpunan dana murah demi menjaga profitabilitas. 

Menurutnya, langkah ini diambil agar perusahaan tidak perlu menaikkan suku bunga kredit secara agresif yang berisiko menekan margin bunga bersih (net interest margin/NIM).

"Kami fokus pada penguatan likuiditas dan menggalang dana murah agar biaya dana dapat stabil tanpa harus menaikkan bunga kredit secara agresif yang dapat menggerus NIM," ujarnya.

Di sisi lain, Krom Bank menetapkan keputusan untuk mempertahankan suku bunga deposito saat ini sebagai bagian dari manajemen dana yang prudent. 

Perseroan juga terus memantau kondisi pasar serta pergerakan industri guna memastikan keseimbangan antara daya saing produk simpanan dengan keberlanjutan bisnis.

"Kami tetap melakukan benchmarking secara aktif terhadap kondisi pasar dan pergerakan industri untuk menjaga keseimbangan antara daya saing penawaran dan keberlanjutan bisnis," kata Anton.

Ke depan, Krom Bank akan semakin fokus dalam meningkatkan penghimpunan dana murah melalui penguatan ekosistem digital. Anton menilai tantangan utama saat ini muncul dari agresivitas inovasi produk simpanan oleh para pemain bank digital lain, terutama dalam memberikan suku bunga kompetitif. 

Walau demikian, Krom Bank memilih untuk menguatkan loyalitas dan aktivitas nasabah daripada terlibat dalam perang bunga. 

Perseroan berkomitmen menghadirkan fitur layanan baru, meningkatkan fleksibilitas transaksi, serta memperluas kolaborasi dengan mitra strategis guna mengakselerasi akuisisi nasabah baru.

"Kami terus berupaya meningkatkan loyalitas dan keaktifan nasabah melalui fitur layanan yang lengkap, berbagai fleksibilitas transaksi, serta kolaborasi dengan mitra strategis untuk memperluas jangkauan akuisisi nasabah," tuturnya.

Terkini