BPJPH Perkuat Ekosistem Halal Lewat Sinergi Kampus dan Industri

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:40:01 WIB
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan. (Foto: NET)

JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus mengakselerasi perluasan ekosistem halal di tingkat nasional dengan merangkul berbagai mitra strategis, termasuk sektor perguruan tinggi serta industri.

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, menyampaikan bahwa penguatan ekosistem halal memerlukan sokongan serta sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kalangan akademisi, dunia usaha, lembaga terkait, hingga sektor pembiayaan.

“Industri halal bukan sekadar bisnis besar, tetapi telah menjadi giant business (bisnis raksasa). Kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia sangat signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa halal bukan hanya menjadi kebutuhan keagamaan semata, tetapi juga bagian penting dari strategi pembangunan ekonomi nasional,” ujar Haikal.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman serta perjanjian kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Pusat Investasi Pemerintah (PIP), serta PT Arga Bangun Bangsa pada awal pekan ini.

Melalui kerja sama dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Haikal menjelaskan bahwa BPJPH bakal memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk mendukung penyelenggaraan Jaminan Produk Halal, mencakup aspek pengembangan sumber daya manusia, riset, inovasi, edukasi, literasi halal, serta pengabdian masyarakat.

Sementara itu, kolaborasi dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dipandang sebagai langkah strategis untuk memperlebar jangkauan sertifikasi halal bagi pelaku usaha penerima pembiayaan UMK. 

Kerja sama ini menjadi landasan bagi para pihak dalam menyelenggarakan program fasilitasi sertifikasi halal guna mendongkrak daya saing, memperluas akses pasar, serta memperkuat keberlanjutan usaha para pelaku UMK.

Selanjutnya, kemitraan dengan PT Arga Bangun Bangsa diharapkan dapat memperkokoh ekosistem JPH melalui pengembangan manajemen talenta berbasis kecerdasan buatan (AI), peningkatan kompetensi SDM, optimalisasi sistem dan proses organisasi, pengembangan sistem pembelajaran (LMS), serta penguatan budaya kerja untuk mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kinerja organisasi.

Menurut Haikal, keberhasilan pengembangan industri halal memerlukan kolaborasi yang solid dan berkesinambungan.

“Halal telah berkembang menjadi bagian penting dari ekonomi modern. Karena itu, penguatan ekosistem halal harus dilakukan secara bersama-sama melalui sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar dia.

"Melalui kolaborasi multipihak tersebut, BPJPH berharap penguatan ekosistem halal nasional dapat dipercepat, untuk meningkatkan daya saing produk halal Indonesia, serta terwujudnya visi bersama untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produsen produk halal dunia," katanya menambahkan.

Terkini