Cara Memilih Parfum yang Cocok dengan Karakter dan Kepribadian

Kamis, 18 Juni 2026 | 02:55:32 WIB
Pilih aroma yang mencerminkan diri. (Foto: NET)

JAKARTA – Aroma parfum yang digunakan sehari-hari bisa menjadi bagian dari jati diri dan menciptakan kesan mendalam bagi orang sekitar. Banyak individu berupaya menemukan aroma khas atau signature scent yang merepresentasikan kepribadian mereka. 

Namun, banyaknya pilihan wewangian di pasar sering kali membuat proses pemilihan menjadi sulit. Menurut David Moltz, seorang perfumer sekaligus pendiri D.S. & Durga, memahami preferensi aroma adalah langkah krusial sebelum memutuskan membeli parfum.

Berikut adalah lima cara menemukan wewangian yang cocok dengan kepribadian Anda:

Pahami keluarga aroma yang disukai Langkah awal adalah mengenali kelompok aroma parfum. Parfum umumnya dikategorikan ke dalam kelompok tertentu seperti floral, woody, fresh, atau spicy. Moltz mengungkapkan bahwa memahami keluarga aroma ibarat mengenali genre musik favorit. 

"Memahami keluarga aroma sama seperti memahami genre dalam musik. Penting untuk mengetahui perbedaan antara aroma floral, segar, woody, dan lainnya," ujar Moltz, seperti disadur InStyle, Rabu (17/6/2026). 

Aroma floral memberikan kesan elegan, fresh terasa energik, sementara woody sering kali diasosiasikan dengan karakter tenang dan hangat.

Jangan hanya berpatokan pada tren Tren parfum terus berubah layaknya dunia fesyen. Meski tren bisa memberi petunjuk, Moltz menyarankan agar tidak menjadikannya satu-satunya acuan. 

"Tren bisa menjadi petunjuk yang membantu, tetapi seiring waktu kamu perlu belajar mempercayai insting sendiri," kata Moltz. 

Parfum yang sedang populer belum tentu selaras dengan karakter atau selera pribadi Anda.

Luangkan waktu untuk mencoba Kesalahan umum adalah membeli parfum hanya berdasarkan aroma di kertas tester. Faktanya, wangi parfum bisa berubah saat bercampur dengan kimia kulit seseorang. 

Pendiri Ellis Brooklyn, Bee Shapiro, menyarankan untuk mencoba parfum selama beberapa hari sebelum membeli kemasan penuh. 

"Berikan waktu pada diri kamu untuk hidup bersama aroma baru sebelum menilainya," saran Shapiro.

Pilih aroma yang mencerminkan diri Parfum menggambarkan siapa Anda dan sosok yang ingin ditampilkan ke dunia. 

"Ketika menyemprotkan parfum, aroma itu seharusnya terasa seperti diri kamu, sekaligus sosok yang ingin kamu menjadi," kata Shapiro. 

Perhatikan emosi yang muncul saat memakai parfum; jika aroma tersebut membuat Anda merasa lebih percaya diri, kemungkinan itu adalah pilihan tepat.

Perhatikan ketahanan dan jejak aroma Selain aroma, pertimbangkan pula ketahanan parfum. Moltz menjelaskan bahwa konsentrasi minyak parfum sangat memengaruhi daya tahan. 

Semakin tinggi konsentrasinya, semakin lama wewangian tersebut melekat di kulit. Memahami hal ini akan membantu Anda memilih parfum yang sesuai dengan kebutuhan serta gaya hidup sehari-hari.

Terkini