Sirkulasi Siklonik di Samudera Pasifik Dorong Hujan Lebat di Indonesia

Kamis, 18 Juni 2026 | 19:37:32 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (Foto: NET)

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa terbentuknya sirkulasi siklonik di Samudera Pasifik utara Papua Barat telah memicu munculnya daerah konvergensi, yang dapat mendorong peningkatan pertumbuhan awan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia.

Prakirawan BMKG, Alya Sausan, dalam siaran cuaca yang dipantau dari Jakarta, Kamis, menjelaskan bahwa sistem sirkulasi tersebut terdeteksi membentang di Samudera Pasifik utara Papua Barat, pesisir utara Papua, hingga perairan Samudera Pasifik timur laut Papua.

Sistem ini menciptakan daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari perairan utara Papua Barat daya, perairan utara Papua, Papua Pegunungan, hingga Laut Cina Selatan, Sulawesi, dan Kalimantan bagian utara, yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

Alya menerangkan bahwa untuk wilayah barat Indonesia, potensi hujan dengan intensitas sedang perlu diwaspadai terjadi di Tanjung Selor. 

Sementara itu, hujan ringan diprakirakan mengguyur Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Palembang, Pontianak, Samarinda, Palangkaraya, Banjarmasin, serta Bandung.

Untuk koridor kota besar di Pulau Jawa seperti Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, dan Serang, cuaca diprediksi didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan tebal, dengan potensi udara kabur di Bandar Lampung.

Di wilayah timur Indonesia, BMKG meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan disertai kilat atau petir di Manado dan Ternate, serta hujan intensitas sedang di Mamuju. 

Potensi hujan ringan juga diprakirakan melanda Palu, Sorong, Manokwari, Ambon, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, Merauke, dan Kupang, di samping adanya potensi sebaran asap atau kabut di Kendari serta fenomena udara kabur di Mataram.

Guna mengantisipasi perubahan dinamika atmosfer yang sangat dinamis, BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca secara berkala melalui laman resmi bmkg.go.id maupun akun media sosial terverifikasi di @infoBMKG.

Terkini