Dampak El Nino, 81.000 Hektare Lahan di Indonesia Terbakar per Mei 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 18:44:32 WIB
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. (Foto: NET)

JAKARTA – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyatakan sebanyak 81.000 hektare lahan telah terbakar sebagai dampak dari cuaca panas serta fenomena El Nino yang melanda Indonesia sepanjang tahun ini.

"Update per Mei ini sudah data dari kami, ada 81.000 hektare lahan yang sudah dinyatakan terbakar," ujarnya dalam konferensi pers seusai Rakorsus Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Menhut menekankan bahwa total luas lahan yang terdampak tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa situasi ini berkaitan erat dengan fenomena El Nino yang saat ini telah mencapai level moderat.

"Tentu ancamannya akan semakin besar ketika nanti pada bulan Juli sampai bulan Oktober," ujar Raja Juli.

Oleh karena itu, Raja menjelaskan bahwa pemerintah pusat dan pemerintah daerah telah menjalin koordinasi untuk melaksanakan berbagai langkah penanggulangan, seperti operasi modifikasi cuaca hingga teknik sekat kanal.

"Insyaallah kalau semua stakeholder masih bisa bekerja dengan baik, insyaallah kami akan bisa memenangkan pertarungan melawan karhutla ini," ucap Raja Juli Antoni.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan bahwa pemerintah sedang bersiap mengantisipasi ancaman karhutla. Ia menegaskan perlunya memperketat koordinasi antarinstansi demi mencegah peristiwa kebakaran hutan yang lebih luas.

"Upaya-upaya pencegahan diutamakan untuk kami lakukan bersama. Oleh karena itu maka operasi darat maupun operasi udara harus dipadukan betul untuk menghadapi situasi yang semakin menyulitkan kami," tutur Djamari Chaniago.

Terkini