Atasi Pengangguran Remaja, Kemendukbangga Luncurkan Program Siap Impact

Senin, 15 Juni 2026 | 18:59:31 WIB
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji. (Foto: NET)

JAKARTA – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN tengah merancang Program Siap Impact sebagai langkah untuk menekan tingginya angka pengangguran di kalangan remaja.

"Ada program yang namanya Siap Impact. Ini masih dalam proses, sedang uji coba. Nanti ada kegiatan yang melibatkan mahasiswa-mahasiswa semester akhir, kemudian ada sesuatu yang mau kami berikan berupa materi, pemahaman, dan pengetahuan yang nanti akan memperkuat, memperdalam, dan secara komprehensif menjadi kekuatan bagi para mahasiswa semester akhir," kata Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Mendukbangga Wihaji menerangkan bahwa program ini difokuskan untuk menyerap tenaga kerja dengan memperkuat kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini dilakukan agar mereka memiliki kemampuan adaptasi yang lebih baik dalam menghadapi perkembangan industri di era kecerdasan buatan (AI).

"Belum semuanya, tetapi ada mahasiswa-mahasiswa yang nanti dilibatkan, kemudian kami proses. Lalu nanti Insya Allah outcome-nya akan ada kerja sama dengan industri tertentu. Ini tidak mengambil kewenangan Kementerian Ketenagakerjaan, lebih kepada penguatan kesiapan SDM kami agar lebih tangguh," ucap Mendukbangga Wihaji.

Selain itu, Wihaji menanggapi fenomena generasi muda Indonesia yang cenderung menunda pernikahan akibat rasa cemas dan takut, terutama terkait masalah ekonomi serta pengasuhan anak.

"Setelah kami lihat, kenapa ada sebagian yang menunda pernikahan? Karena ada ketakutan dan kecemasan. Ekonominya bagaimana, itu yang pertama. Yang kedua, nanti anak saya siapa yang mengasuh? Kalau saya bekerja jangan-jangan nanti saya harus keluar dari pekerjaan, karena itulah kami punya program namanya Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) yang kami sebut dengan daycare," paparnya.

Perlu diketahui, Siap Impact adalah bagian dari program Future-Ready Hub milik SAKINA, yakni sebuah inisiatif akselerasi talenta digital serta pusat pengembangan diri untuk menangani berbagai isu kependudukan bagi generasi muda di Indonesia.

Program ini disusun sebagai kolaborasi strategis yang melibatkan Kemendukbangga/BKKBN, berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, sektor industri, serta para praktisi SDM unggulan dalam upaya menghadapi tantangan bonus demografi.

Terkini