April 2026, Penyaluran Dana Tunai Multifinance Capai Rp38,1 Triliun

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:18:01 WIB
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK Lainnya OJK Agusman. (Foto: NET)

JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa pembiayaan fasilitas dana tunai menjadi pendorong utama dalam portofolio industri multifinance selama April 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK Lainnya OJK Agusman menuturkan bahwa total penyaluran dana tersebut mencapai Rp38,10 triliun pada periode tersebut.

“Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan likuiditas jangka pendek masyarakat masih menjadi pendorong pertumbuhan pembiayaan di sektor ini,” katanya dalam lembar jawaban RDK OJK Mei 2026, dikutip pada Kamis (11/6/2026).

Sejalan dengan hal itu, OJK memproyeksikan prospek pembiayaan dana tunai oleh perusahaan multifinance akan tetap positif hingga akhir tahun 2026. 

“Hal ini seiring dengan kebutuhan pembiayaan masyarakat, dengan tetap memperhatikan penerapan prinsip kehati-hatian, kualitas pembiayaan, dan pelindungan konsumen,” ujar Agusman.

Ditinjau dari jenisnya, pembiayaan multiguna masih memegang peranan sebagai kontributor terbesar di industri multifinance hingga April 2026, dengan nilai mencapai Rp258,73 triliun atau naik 2,39% (year on year/YoY).

Sementara itu, pembiayaan investasi tercatat berada di angka Rp167,75 triliun dengan kontraksi 2,05% YoY, sedangkan pembiayaan modal kerja mencapai Rp55,22 triliun atau tumbuh 10,64% YoY.

“Dalam penyalurannya, perusahaan pembiayaan menghadapi tantangan, antara lain dinamika perekonomian, kualitas pembiayaan, serta pengelolaan risiko,” bebernya.

Mengingat kondisi tersebut, Agusman menekankan agar perusahaan pembiayaan senantiasa memperkuat penerapan prinsip kehati-hatian serta manajemen risiko dalam setiap penyaluran dana.

Sebagai informasi, total piutang pembiayaan industri multifinance tercatat sebesar Rp514,65 triliun atau tumbuh 2,08% YoY per April 2026. Adapun tingkat non performing financing (NPF) gross berada di level 2,89%, NPF net sebesar 0,78%, dan gearing ratio tercatat 2,14 kali.

Terkini