TNI Terus Bergerak Bantu Pemulihan Aceh Pascabencana Alam Secara Nyata Nasional

Senin, 02 Februari 2026 | 08:43:16 WIB
TNI Terus Bergerak Bantu Pemulihan Aceh Pascabencana Alam Secara Nyata Nasional

JAKARTA - Pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh terus berjalan dengan keterlibatan aktif aparat negara. Pasca-banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana. 

Kehadiran personel TNI di berbagai titik terdampak menjadi bagian penting dari upaya percepatan pemulihan kehidupan warga.

Tim Media Presiden melaporkan bahwa hingga saat ini prajurit TNI masih terus bergerak di lapangan. Mereka terlibat langsung dalam berbagai aktivitas pemulihan, mulai dari membersihkan rumah warga hingga membantu perbaikan bangunan yang rusak parah akibat bencana alam.

Dedikasi TNI dalam Pemulihan Pascabencana

Dalam keterangan resminya, Tim Media Presiden menyampaikan bahwa para prajurit TNI bekerja dengan semangat kebersamaan dan gotong royong. Kehadiran mereka tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberi dukungan moral bagi masyarakat yang terdampak.

“Dengan semangat gotong royong, para prajurit turun langsung ke tengah masyarakat, membersihkan dan memperbaiki rumah warga yang terdampak lumpur dan kerusakan parah,” demikian petikan keterangan Tim Media Presiden di Jakarta.

Aktivitas pemulihan dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah Aceh, menyesuaikan dengan kondisi lapangan dan tingkat kerusakan yang dialami warga. TNI berupaya memastikan setiap bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pembersihan Rumah Warga di Pidie Jaya

Berdasarkan laporan aktual Tim Media Presiden di lapangan pada Minggu, personel TNI melaksanakan pembersihan rumah warga di Desa Beurawang, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Salah satu rumah yang menjadi sasaran pembersihan adalah milik Ibu Fatimah.

Hingga saat ini, progres pembersihan rumah tersebut telah mencapai 47 persen. Meski demikian, sebagian ruangan masih tertimbun lumpur basah dengan ketebalan cukup signifikan, sehingga membutuhkan tenaga ekstra untuk membersihkannya.

Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti sekop dan cangkul, para prajurit bekerja bahu-membahu mengangkat lumpur sedikit demi sedikit. Keringat mengalir di tengah kerja keras tersebut, namun semangat para personel tetap terjaga demi meringankan beban warga yang terdampak.

Pemulihan Rumah Roboh di Aceh Timur

Sementara itu, di Desa Sah Raja, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, TNI terlibat dalam upaya pemulihan rumah warga yang roboh akibat banjir bandang. Rumah kayu yang terdampak terlihat hancur dan hanya menyisakan puing-puing yang berserakan di lokasi.

Puluhan personel TNI dikerahkan untuk memisahkan kayu-kayu bekas bangunan rumah tersebut. Material yang masih bisa digunakan dikumpulkan dan disiapkan untuk proses pembangunan ulang. Meski debu beterbangan di udara, para prajurit tetap bekerja dengan penuh kehati-hatian.

Upaya ini menjadi langkah awal untuk membantu warga memulai kembali kehidupan mereka, setelah kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam yang datang secara tiba-tiba.

Gotong Royong dan Suasana Humanis di Bireuen

Di Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, personel TNI juga melaksanakan pembersihan rumah milik Ibu Afasah. Kondisi rumah tersebut masih dipenuhi lumpur yang menumpuk hampir di seluruh ruangan.

Dengan menggunakan cangkul dan sekop, para prajurit memindahkan lumpur ke tempat pembuangan tanpa mengenal lelah. Proses pembersihan dilakukan secara bertahap untuk memastikan rumah dapat kembali dihuni.

Suasana hangat pun tercipta di lokasi tersebut. Para prajurit membersihkan lumpur sambil berbincang ringan dengan pemilik rumah dan warga sekitar. Bahkan, alunan musik sederhana turut menemani proses kerja, menciptakan nuansa kebersamaan di tengah situasi sulit.

Tak jauh dari lokasi itu, rumah milik Nek Nuriyah juga menjadi sasaran pembersihan. Rumah bercat hijau tersebut perlahan mulai memperlihatkan lantai dasarnya setelah lapisan lumpur diangkat satu per satu oleh personel TNI. Setiap sekop lumpur yang dibersihkan membawa harapan baru bagi pemilik rumah.

Upaya Berkelanjutan dan Harapan bagi Warga Aceh

Selain rumah-rumah tersebut, pembersihan juga dilakukan di kediaman Ibu Cut Putri yang masih dipenuhi lumpur basah di setiap ruangan. Dengan mengenakan sepatu boot, personel TNI terus menyekop lumpur tanpa mengenal lelah, memastikan rumah dapat segera kembali digunakan.

Rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa bantuan TNI tidak bersifat sementara, melainkan dilakukan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan di lapangan. Kehadiran mereka menjadi simbol nyata kepedulian negara terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat Aceh pascabencana menjadi bukti bahwa negara tidak tinggal diam. Melalui kerja nyata dan kedekatan dengan warga, TNI berperan penting dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak sekaligus mengembalikan harapan masyarakat Aceh untuk bangkit dan menata kembali kehidupan mereka.

Terkini

Nuklir Jadi Pilar Strategis Kemandirian Energi Nasional

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

Kilang Balongan Perkuat Distribusi Energi Nasional Terpadu

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

OPEC Plus Pertahankan Produksi Demi Keseimbangan Minyak

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:59 WIB

Program MyPertamina Fair Dorong Loyalitas Konsumen BBM

Senin, 02 Februari 2026 | 18:28:58 WIB